4. Klik resolution>ubah ke 1440 x 900 (16:10)>klik tombol Apply warna hijau.
5. Akan muncul tampilan keep this display setting?, ini klik keep changes.
6. Nahhhh, tampilannya sudah lebar bukan? jadi enak dipandang, tidak terlalu kecil.
7. Sekarang kita install dulu Gparted nya. Karna ini di Linux, tidak jos kalau tidak pakai terminalnya yakan? cara buka terminal nya dengan tekan Ctrl + alt + T pada keyboard kalian. akan terbuka terminalnya, lalu ketikkan sudo apt-get install gparted>Enter>masukkan password kalian masing-masing(walaupun yang diketik tidak terlihat tapi tidak masalah, lanjutkan saja lalu enter).
9. Jika mulcul tulisan (Y/n), pilih saja y.
10. Tunggu install gparted sampai selesai...
kalau sudah selesai akan kembali ke tulisan myname@myname-VirtualBox:-$(Ini sesuai dengan nama ubuntu virtualbox kalian)>ketik clear(untuk membersihkan layar)>ketik gparted.
11. Akan keluar Authentication Required, isi dengan password kalian>klik Authenticate.
12. Ini dia Gpartednya. Ada tulisan unallocated, ini adalah partisi yang sebelumnya kita biarkan jadi partisi kosong/free space. klik unallocated>klik tanda + hijau di sebelah kiri atas bertuliskan creat new partition blabla...
13. Ubah settingan partisinya seperti dibawah ini untuk pembagian partisi pertamanya, untuk label kalian bebas untuk memberi namanya>klik add.
14. Setelah itu klik lagi unallocated>klik tanda + lagi>biarkan default untuk sisanya>label bebas namanya>klik add. Apabila kalian menginginkan hanya satu pembagian partisi, maka tinggal atur file system dan labelnya saja lalu add.
15. Nah akan jadi seperti ini partisi yang telah kita buat tadi>jika sudah, klik Apply all operations.
16. Tunggu sampai Completed Operations>klik close.
17. Cara cek nya adalah dengan masuk ke Files>klik show other locations.
18. Akan tampil D dan E disana. Sudah selesai pembagian Partisi untuk NTFS, bisa digunakan untuk menyimpan file file lainnya.
19. Lalu apa alasan kita membuat partisi NTFS? alasannya adalah karena untuk mempermudah saat menyimpan file atau menambah data(CRUD) tanpa harus masuk superuser/root. Kalau ext4 adalah partisi milik Linux yang memiliki tingkat keamanan lebih tinggi dan partisi tersebut tidak bisa terbaca di OS Windows.
Partisi ext4 itu semua yang terletak diatas Other Locations.
Sekian Sharing Sharing kita hari ini, apabila ada pertanyaan terkait pembagian partisi diatas, bisa ditanyakan di kolom komentar. Atau ada kritik/saran bagi blog saya, akan saya terima.
Terima Kasih telah berkunjung di blog saya. Sampai bertemu di sharing sharing selanjutnya...
Komentar
Posting Komentar